 | Jill's Diary | Nov 18, 2005 |
Dear Diary, Pagi ini indah sekali, belum pernah aku bangun dalam keadaan segar penuh gairah. Saat kubuka jendela, langit diatas bukit Gilian tersenyum padaku, cerah dengan ratusan keping awan seputih kapas. Beberapa pasang burung hamonie terbang beriringan dengan pilot-pilot gagah menungganginya. Hari ini adalah saat-saat yang sangat menyenangkan, tahu kenapa? Kepala desa baru saja memberi kami masing-masing satu set gelang gron pendeteksi-segala-ancaman, sebagai tanda kehormatan atas kunjungan kami di desa Cherrolesia. Belum lagi—setelah hal yang membuatku iri pada mereka selama beberapa hari ini—Deybo memberi kabar bahwa sebentar lagi aku dan Joe akan bisa terbang seperti anak-anak yang lain. Detik itu juga Joe, Deybo dan Dorain menarikku menuju pasar Churlin di sebelah barat desa. Pasar ini dibangun di pinggir sungai yang dipenuhi perahu-perahu panjang unik. Alat transportasi itu tampaknya digunakan oleh mahluk-mahluk aneh berkepala runcing yang memiliki lengan panjang mengerikan. Mahluk-mahluk itu membawa ratusan keranjang penuh bunga warna-warni yang menguarkan bau harum. Untuk memasuki area pasar kami harus melewati pintu gerbang lengkung raksasa yang berpola ukiran rumit. Kurasa kami menjejaki tempat yang sangat ramai—dan tentu saja memang begitulah seharusnya pasar. Sekelompok Bebu bermata awas tengah menjual bahan dagangannya berupa ikan-ikan besar yang diikat di atas kayu. Bebu adalah mahluk berwujud manusia berkepala anjing. Mereka terlihat agak menakutkan menurutku. Para Likhuan—mahluk cebol bertangan enam—sedang meneliti kain-kain seindah sutra sebelum melakukan penawaran dengan nada penuh curiga pada si penjual. Sepasang suami-istri dublon—manusia bertelinga lebar seperti kambing—mendorong gerobak besar tepat disamping kami. Gerobak itu dijejali buah bilmut berwarna merah gelap. Aku pernah sekali memakan buah itu, rasanya manis agak asam dan sedikit aroma madu. Ngomong-ngomong kami sudah melihat kios-kios penjual drin yang dibangun sembarang di ujung pasar, tepat di kaki pohon-pohon tinggi berdaun perak menakjubkan. Kami berlari dengan tak sabar ke arahnya. Joe kelihatan amat bersemangat “Kurasa, kita akan segera mencoba bungy-jumping-tanpa-tali-ala-Cherrolesia,” ujarnya tersenyum lebar. Aku cuma mengernyit sambil memastikan dalam hati, apa permainan ekstrim itu cukup aman bagiku? Jill   | Gallery | Apr 11, 2008 |
My Very Newest Fantasy Artworks 4 Photos, 7 comments
My Newest Art-Works 4 Photos, 9 comments
Kuta-Karnival 2007 26 Photos, 6 comments
Aura - prepare for the horror - 9 Photos, 1 comment
Cherrolesia 11 Photos, 2 comments
Dreamland 8 Photos, 3 comments
Monster's Gallery 10 Photos, 2 comments
|
  | My World | Aug 2, 2007 |
Ia duduk di atas batu, mengamati bayangan pepohonan berkelebat di atas semak-semak. Ia tak yakin berapa lamanya berdiam diri di tempat itu. Ia hanya merasa bahwa kengerian itu menjalar sampai ke ujung jemarinya. Sementara sungai kecil... more  | Links | |
 |  | Video | Dec 19, 2007 |
 Best Song, Best Video, Best Singer, Best Band   | Music | Dec 18, 2007 |
hey, baby come 'round keep holding me down and I'll be keeping you up tonight a 4-letter word got stuck in my head the dirtiest word that I've ever said it's making me feel alright for what it's worth - I love you! and what is worse -... more   | Guestbook | |
 | iyak, thanks mba Arleen :D |
 | Birthday ya, Mas? Happy Bday yaa :) |
 | Maaf, ini ajakan bisnis, untuk berpendapatan tambahan atau sampingan melalui ‘Systim Mesin Uang Otomatis’ yang lebih besar dari pendapatan utama. Rileks sambil melanglang di internet. Modalnya sekedar tetapi dapat penghasilan uang yang melimpah ruah, tak perlu diurusi setiap saat, tertarik? silahkan kunjungi http://www.formulabisnis.com/?id=musrippin , sukses selanjutnya, salam. |
 | bro, gw pinjem udengna dunn, mo kondangan nie.. cherrolesia apaan bro artina?? pendukung kroasia yaa?? wkwkwkwk |
 | hege...
aq add boleh ya? :) |
 | misi, misi, wah, hege... unguuuu ^__^ |
 | keren banget, hege makasih.. |
 | Makasih ya udh nyamperin di kuta kemaren, walo maap ditinggal2x mulu hehehehe |
 | heheheh, jarang juga. baru aja posting art-work beberapa |
 | Halo hege, MP-nya sering2 diisi nih. |
 | thanks, poppy dan arleen, utk wishing-nya. |
 | Nostor veren (happy birthday) Mas! |
 | halo halo hege^^ heuheu.... hijau... segar... sejukkk.... marimari kita berbincang tentang pelem endonesia... hahaha :)) |
 | balas kunjungaaann :) bagus bangettt :) |
 | swastyastu dan salam kenal juga :) |
 | salam kenal dan OSA....sehat selalu ya |
 | swastiastu......ikut gabung dunx satu..... |
 | hege... MPmu keren... illust-nya kerenn^^ |
 | hai hege ^^ nyaaa... ketemuan di multiply |
  |  |   | Literature & Review | Mar 20, 2008 |
 Oh my Goodness, I adore Guster so much, I am proud being a fan. Their last album ‘Ganging Up on the Sun’ is what a fan could expect, though, it has rich instruments and melodies, great lyrics as well. Satellite, One Man Wrecking Machine and... more   |
| |